Teknologi 3,5 G
1. PENDAHULUAN
3,5G atau dikenal juga sebagai super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan bertukar data video (video sharing). Teknologi 3,5G adalah layanan yang berbasis teknologi HSDA (High Speed Downlink Package Acses). Di Indonesia, Indosat merupakan yang pertama kali memperkenalkan HSDPA ini. Teknologi 3,5G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.
2. PEMBAHASAN
Spesifikasi
Platform
Kecepatan
GPRS
max 115 Kbps
EDGE
max 236 Kbps
3G
max 384 Kbps
HSDPA (3,5G)
max 3.6 Mbps
Aplikasi
Teknologi 3,5G ini memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat.
Keunggulan
Berbekal bandwith hingga 3,6 megabit per detik (mbps), kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kilobit per detik (kbps). Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G hanya mampu sampai di 150 kilobit per detik (kbps). Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kilo bit per detik (kbps). Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.
Cara Penggunaan 3,5G
Akhir-akhir ini akses internet kecepatan tinggi melalui jaringan 3G/HSDPA banyak diminati orang. Hal ini sekaligus meningkatkan akses internet melalui jaringan telepon bergerak. Beberapa operator GSM sudah memberikan fasilitas ini baik Telkomsel, Indosat maupun Excelcomindo. Munculnya 3G, HSDPA memungkinkan akses internet dengan kecepatan tinggi (3G max 384 Kbps, dan HSDPA/3.5G sampai 3,6 Mbps) dengan biaya yang terjangkau. Akses internet ini bisa menggunakan USB/PCMIA Modem atau HP yang sudah support 3G/HSDPA.
Kecepatan yang bisa kita peroleh jika menggunakan koneksi ini
Kecepatan yang bisa kita peroleh jika menggunakan koneksi ini tergantung dari banyak hal, antara lain : HP/Modem yang dipakai, provider seluler, sinyal yang didapat (apakah dapat sinyal GPRS, EDGE, 3G, atau 3.5G). Untuk bisa memperoleh kecepatan yang maksimal kita harus menyediakan perangkat yang mendukung, Setelah perangkatnya mendukung kita harus mencari posisi dimana sinyal 3G/3.5G bisa disupport oleh operator. Biasanya kalau menggunakan HP 3G, kita bisa melihat icon 3G atau 3.G yang aktif, jika icon ini muncul berarti di daerah tersebut kita bisa memanfaatkan jaringan 3G/3.5G dari operator. Biasanya di HP ada icon kecil yang menunjukkan sedang terkoneksi GPRS, EDGE, 3G atau 3.5G. Kalau dari notebook biasanya dibedakanya dari speed, kalau kisaran 384 Kbps, ini 3G, kalau diatas itu 3.5G (HSDPA). Kalau dibawah 384 Kbps, bisa jadi GPRS atau Edge.
Yang Harus Dipertimbangkan
- Pertimbangan utama pengguna mobile Internet adalah kecepatan.
- Harga paket yang ditawarkan.
Kelemahan 3,5G
- Dari beberapa informasi yang saya dapat, beberapa orang menyangsikan kekuatan signal-nya apalagi kalau sinyalnya harus menembus bangunan.
- Kurangnya fasilitas pendukung seperti konten-konten untuk layanan ini yang membuat orang jadi enggan memakainya.
Beberapa penggunaan teknologi 3,5 G
- HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). HSDPA merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson dimana teknologi ini merupakan protokol tambahan pada sistem WCDMA (wideband CDMA) yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi.
- WiBro(Wireless Broadband). WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WinBro mampu mengirimkan data dengan kecepatan hingga 50 Mbps.
3,5G sebagai Internet Broadband
Operator-operator seluler di Indonesia yang sekarang telah menggunakan teknologi ini adalah Telkomsel, Indosat, dan XL. Kebanyakan dari operator tersebut menggunakan teknologi ini lebih difokuskan kepada penyediaan internet broadband 3,5G atau internet broadband yang berkecepatan tinggi. Jangkauan layanan 3,5G dari beberapa operator seluler di Indonesia:
XL :Jabodetabek, Surabaya, Bali
Indosat :Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Medan, dll
Telkomsel :Jakarta
3. KESIMPULAN
Yang membedakan 3,5G dengan 3G
- Yang membedakan 3,5G dengan 3G yang sudah dioperasionalkan selama ini yang paling dominan adalah speed (kecepatannya) yang mencapai 3,6 Mbps (Mega byte per second). Artinya, kecepatan yang kita miliki mencapai 9 kali lebih cepat dari layanan 3G sebelumnya.
- Layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.
Layanan yang bisa dinikmati
Diantaranya mobile TV, video call, multiplier game, mobile video, video content dan full track music download. Bagi pelanggan Indosat, layanan 3,5G ini tidak hanya bisa dinikmati pelanggan pascabayar, tapi juga prabayar. Telkomsel yang juga menghadirkan layanan 3G WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dan 3,5 G HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) di beberapa tempat di Indonesia ini memungkinkan pelanggannya menikmati beragam fitur canggih, seperti: video call, video conference, video surveillance (melihat atau memantau lokasi langsung dari ponsel), mobileTV live (nonton TV), mobile video, serta high speed internet browsing and download mencapai 3,6 Mbps (mega byte per second).
Penggunaan 3,5G di Indonesia
Bagi masyarakat Indonesia untuk beberapa waktu ini, teknologi 3G dan 3,5G masih banyak digunakan untuk kepentingan konsumtif belaka, seperti layanan video call dan mobile TV. Padahal, teknologi ini bisa diakses untuk kepentingan bisnis sehingga pihak konsumen bisa mendapatkan manfaat yang sifatnya lebih produktif. Selain aspek pemanfaatan layanan, teknologi 3G dan 3,5G juga bisa menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan usaha jasa layanan konten. Mengapa dikatakan demikian? Kita bisa menganggap teknologi ini dengan anggapan bahwa infrastruktur sudah siap, namun sarana dan prasarana pendukungnya belum lengkap. Ini seharusnya bisa dibaca sebagai peluang bisnis bagi mereka yang jeli membaca kesempatan.
Kamis, 31 Juli 2008
TEKNOLOGI 3,5 G SAAT INI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar